Selasa, 20 Januari 2015

Kuatkah aku?




Tangis ini pun kembali tumpah.
Entah sampai kapan aku harus lemah seperti ini, berpura-pura kuat hanya untuk menyembunyikan segala kepedihan yang aku rasakan.
Hebat! Iya, hebatnya aku selalu mengalah pada setiap permasalahan yang ada, hebatnya aku yang selalu memperlihatkan senyum dan menyembunyikan luka didepan semua orang, menangis disaat sendiri dan berusaha terlihat bahagia ditengah keramaian.
Pernah kau sadar akan semua itu? Tidak! Bahkan hanya untuk sedikit menyadari pun tidak. Aku sudah terlalu lelah menghadapi semua ini, aku hanya butuh sedikit kau merubah semuanya, sedikit saja.
Apa mungkin terlalu bodoh untuk terus memperlihatkan kelemahanku dihadapanmu? Tidakkah sedikit kau berfikir bahwa hanya aku satu-satunya orang yang tetap bertahan dalam keadaan seperti apapun? Mungkin aku selalu berkata bahwa aku benci, aku marah, bahkan aku akan pergi, tapi itu hanyalah sekedar kata-kata, tidak akan pernah sanggup untukku sendiri membuktikan semua itu.
Kau selalu berkata untuk mencari penggantimu. Apakah segampang itu kau menghapus semua yang telah kita lewati? Semua yang telah terjadi?
Bukannya aku tidak mau, bukannya aku tidak mampu, tapi, sulit bagiku untuk membagi apa yang sudah tertanam sejak bertahun-tahun lamanya. Ibarat tanaman, ini sudah berkali-kali tumbuh, layu, bahkan mati akan tetapi tetap bisa hidup kembali.
Sampai kapan kau akan memperlakukanku seperti ini? Menganggapku sebagai mainanmu? Menganggapku sebagai boneka yang bisa kau mainkan saat kau bosan dengan rutinitasmu dan kembali menyimpannya saat kau menemukan rutinitas yang baru.
Aku sadar aku memang terlalu bodoh, aku sangat ingin melepaskan semuanya, melepaskan segalanya yang membuatku sakit, tapi aku tidak bisa dan aku tidak akan pernah bisa.
Aku benci lemah, aku sangat membenci semua itu. Aku todak tau apa yang bisa membantuku keluar dari semua ini, hanya aku dan diriku sendiri yang bisa menguatkanku saat aku sudah sangat jatuh sudah sangat terpuruk. Aku tidak pernah mengharapkan siapapun untuk mengangkatku dari semua ini!!
Aku hanya ingin kamu.
Kamu yang menguatkan aku, meski aku tak tahu kapan kau akan menganggapku berharga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar